Monday, November 21, 2016

PERBEDAAN TIPE KABEL STRAIGHT DAN CROSSOVER PADA KABEL JARINGAN UTP

Kabel Straight
          Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara yang satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai degan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai sesuai standar TIA/EIA 368A sebagai berikut contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut:
1.     Menghubungkan antara komputer dengan switch.
2.     Menghubungkan komputer dengan LAN pada modem Cable/DSL.
3.     Menghubungkan router dengan LAN pada modem Cable/DSL.
4.     Menghubungkan switch ke router.
5.     Menghubungkan hub ke router.
Kabel Crossover
         Kabel Crossover merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua kabel crossover digunakan untuk menghubungkan dua device yang sama. 
Contoh penggunaan kabel crossover adalah sebagai berikut :
1.     Menghubungkan dua buah komputer secara langsung.
2.     Menghubungkan dua buah switch.
3.     Menghubungkan dua buah hub.
4.     Menghubungkan switch dengan hub.
5.     Menghubungkan komputer dengan router
  Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun crossover) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim & menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6 

Membuat kabel straight dan crossover untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu kabel UTP,connektor RJ-45,crimping tools dan RJ-45 LAN tester.
Praktek membuat kabel straight :
1.     Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
2.     Buka pilihan kabel, luruskan & urutkan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B 
3.     Setelah urutannya sesuai standar, ratakan ujung kabel.
4.     Masukkan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut kedalam konektor RJ-45 dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
5.     Lakukan crimping menggunakan crimbing tools tekan crimbing tools dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” trap-trap kabel.
6.     Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lainnya.
7.     Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah dibuat dengan menggunakan LAN tester, dengan masukkan masing-masing purt yang tersedia pada LAN tester nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
8.     Kabel yang benar adalah selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor.

No comments:

Post a Comment